taj mahal

Rabindranath Tagore menulis:

“You knew, Shah Jahan, Life and youth, wealth and glory, they all drift away in the current of time. You strove, therefore, to perpetuate only the sorrow of your heart. Let the splendour of diamond, pearl and ruby vanish like the magic shimmer of the rainbow. Only let this one teardrop, this Taj Mahal, glisten spotlessly bright on the cheek of time, forever and ever.” (Shah Jahan and his lady, Arjumand Banu)

Mas,

Aku bukan Arjumand Banu, bukan pula seorang putri cantik dari negara mimpi di dunia antah berantah. Pun mas bukanlah Shah Jahan ataupun the most handsome guy in the universe…

tapi

bolehkah aku memintamu untuk mencintaiku sedalam itu? sebagaimana rasa cinta Shah Jahan kepada permaisurinya, Arjumand Banu.

bisakah aku meminta pada mas untuk dibangunkan sebuah Taj Mahal? sebagaimana lukisan perasaan terdalam Shah Jahan kepada Arjumand Banu. dan yakinlah bahwa aku akan menjaga dan mencintainya…